Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, mengaku mengerti bahwa Manchester United akan mempertahankan Wayne Rooney sekuat tenaga. Namun, menurutnya, Madrid bisa menawarkan uang banyak, yang bisa memaksa MU menjual Rooney.

Musim lalu, Madrid menggelontorkan uang sekitar Rp 3,5 triliun untuk mendatangkan sejumlah bintang, termasuk Cristiano Ronaldo. Namun, “Los Galacticos II” belum bisa bicara banyak. Menghadapi Lyon di babak 16 besar, mereka malah tersingkir dengan agregat 1-2.

Meski begitu, menurut Calderon, Madrid setia dengan pengembangan tim yang selaras dengan bisnis. Dengan kata lain, Madrid tetap bernafsu mengumpulkan para bintang untuk meraih prestasi dan keuntungan. Atas konsep inilah, Rooney menjadi urutan pertama daftar beli Madrid akhir musim ini.

“Tampaknya, ini adalah obsesi presiden (Madrid, Florentino Perez) untuk mendapatkan Rooney. Saya membayangkan, Manchester United tak akan senang kehilangan pemain sepertinya. Kadang-kadang, ini adalah soal uang dan bila ada proposal, mungkin akan ada kesepakatan,” ujar Calderon.

“Anda harus memperhitungkan bahwa yang terpenting adalah apa yang pemain inginkan. Saya tidak tahu apakah mungkin menghabiskan uang sebesar 80 atau 100 juta euro (Rp 1-1,2 triliun). Saya membayangkan, untuk hal ini, Anda (MU) akan terpaksa menjual,” ulasnya.

Lebih jauh, Calderon meragukan, pembelian pemain bintang, termasuk Rooney nantinya, akan memperbesar peluang juara Madrid. Menurutnya, kumpulan pemain top tidak sama dengan tim yang solid.

“Saya tak berpikir (seperti Perez). Ia melakukan apa yang ingin ia lakukan. Ia datang ke klub besar. Ada ide untuk memenangi segalanya. Namun, tak semuanya bisa didapat dengan uang,”ungkap Calderon.

“Sekalipun Anda berpikir telah memiliki banyak pemain bagus, itu tak sama dengan memiliki tim yang bagus,” tandasnya. (SCN)